Bahkan di meja yang kesekian ini
kita tak mengakhiri apa-apa
segala berulang dengan cepat
waktu semacam dirinya ingin tetap utuh.
Percakapan juga tak melerai sepi
sehabis pertemuan selepas kopi
kita hanya saling melupakan
wajah-wajah yang pernah dicintai.
Meja tetap meja tak pernah menjelma
monumen apapun. Walau mata
walau tangis pernah jatuh bersamaan
kitalah batang-batang kecil pada jam
selalu terlewat dan lupa dibetulkan.
kita tak mengakhiri apa-apa
segala berulang dengan cepat
waktu semacam dirinya ingin tetap utuh.
Percakapan juga tak melerai sepi
sehabis pertemuan selepas kopi
kita hanya saling melupakan
wajah-wajah yang pernah dicintai.
Meja tetap meja tak pernah menjelma
monumen apapun. Walau mata
walau tangis pernah jatuh bersamaan
kitalah batang-batang kecil pada jam
selalu terlewat dan lupa dibetulkan.
Comments
Post a Comment
Terima kasih atas apresiasinya.