Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2017

Terkadang Aku Ingin Merindukanmu

Terkadang aku ingin merindukanmu dengan jarak yang dekat serta mudah kudekap. Kamu adalah nama yang runtuh setelah aku lupa bagaimana diriku untuk rindu. --- Terkadang aku ingin merindukanmu tanpa kenang atau yang lain harus mengenang di bawah senja atau fajar tak masalah asal kamu tahu cara bertanggungjawab aku jatuh rindu. Lebam. Kusam. Aku sibuk menata lalu agar tak hilang rasa di mana kamu tercelup bersama aku dan fantasi panjang.- --- Terkadang aku ingin merindukanmu tapi mengapa harus ada segaris waktu yang lekas menyambut bergaris ruas yang baru. tanpa puisi. tanpa cokelat. tanpa sekoyak kertas. caraku adalah diam mencari cahaya yang lolos dari celah pagar besi atau mandi dengan auramu. --- Terkadang aku ingin merindukanmu di balik kecemburuan dan penipuan cinta kemanapun kamu pergi kembalilah. jalan yang lalu angin belum menghapusnya karena ia tahu kamu akan ada di jalan yang sama. --- Terkadang aku ingin merindukanmu Ah, kamu selalu anggap aku hanya ...

Sajak-sajak Telanjang

haduh, bagaimana kau ini? sajakku bukan untuk engkau dan pula bukan dari aku yang mencintaimu. itu kenanganku yang berusaha bersuara biarkan terus melantun walau harus sumbang karena kau masih berdiri di ambang. Haduh, bagaimana kau ini? sajakku kau telanjangi kain-kain yang harusnya menjaga malah kau biarkan debu tengik menempel di badan sajakku. aku tak terima sajakku menjadi malu bukan lagi rindu malah sedu melulu. haduh, bagaimana kau ini? kau tetap tak mengerti walau sajakku terlihat isi. ingin aku berkata "Bedebah! Aku jatuh." agar kau terus berlari sampai sudut yang akan mempertemukan kau dengan pukau harum kenanga. haduh bagaimana kau ini? Sajakku hanya diam di semak badannya gatal, ia mau mati untuk berkali-kali Kemanakan kesucian sajakku? dia lelah rindu hanya sampah. kau ini hanya berpikir sajakku adalah perintah hatimu. sajakku bukan untuk kikir cinta atau menjadi tafsir kerinduanmu