Drama bagi saya merupakan suatu pementasan ide-ide atau gagasan yang timbul dari gejala sosial dan gejala batin yang membutuhkan tempat/panggung sebagai wadah eksplorasi. Karena itu, tidak aneh ketika kita menonton suatu pementasan drama secara tidak sadar imajinasi dan perasaan dipermainkan oleh tokoh, latar, alur, dan bahasa. Bisa saja setelah kita menonton suatu pementasan drama ada hal-hal yang mendadak kita ingat kembali seperti masa kecil, masa pubertas, masa perjuangan bangsa Indonesia, ataupun problematika yang sedang dan yang telah terjadi. Dalam naskah drama yang dipentaskan oleh teater Rintis mengangkat suatu kesaksian seorang pembantu kepada jaksa ketika rumah majikannya dijarah oleh maling. Cerita diawali si maling mengendap-endap masuk ke dalam rumah yang ditinggalakan pemiliknya, si maling melemparkan batu, membuka pintu dengan keras hingga menirukan suara kucing untuk ...