Cintaku istirahat di tempat sunyi menunggu pelukan berikutnya. Di kota cinta layaknya harga beras mahal dan kecil-kecil. Harus pandai mengatur pengeluaran rindu supaya kelantih hilang akhir bulan bisa jalan-jalan. Di gedung DPR sering aku lihat mereka berteriak mencintai rakyat. Tapi sehabis itu aku dan kamu tak bisa satu sebab kita rakyat penolak pendapat. Cinta bikin pusing dan mual tak karuan kalau sudah memeras dompet habis-habisan. Karena itu, cinta istirahat dan butuh peregangan mataku lelah menatapmu.