Kata Kalimat Harus Begini Pada suatu malam gerimis menjenguk tubuhku dan induk kalimat aku sendiri terkapar di ranjang.Ia ketuk jendela kaca dengan kata-kata yang lumer lalu luber ke celah-celah mendadak ngilu jari-jari tanganku. Gerimis berbisik "Hati-hati dengan rindu sebentar lagi induk kalimat melahirkannya." "Kapan dan seperti apa?" Aku ketar-ketir sementara induk kalimat melebarkan selangkangan. "Saat kau ciuman terakhir dengan kekasihmu. Seperti musim gugur saat hujan." Di luar jadi becek kata-kata. Gerimis melamun. Menungguku keluar dan minum tubuhnya. Aku dan induk kalimat bertengkar, tingkahnya jadi ketus. Sementara anak kalimat merengek diberi konjungsi karena kita tak lekas bicara. Sajakku malah compang-camping sebelum dewasa gerimis disekap hening.