haduh, bagaimana kau ini?
sajakku bukan untuk engkau dan pula
bukan dari aku yang mencintaimu.
itu kenanganku yang berusaha bersuara
biarkan terus melantun walau harus sumbang
karena kau masih berdiri di ambang.
Haduh, bagaimana kau ini?
sajakku kau telanjangi kain-kain
yang harusnya menjaga malah kau biarkan
debu tengik menempel di badan sajakku.
aku tak terima sajakku menjadi malu
bukan lagi rindu malah sedu melulu.
haduh, bagaimana kau ini?
kau tetap tak mengerti walau sajakku terlihat
isi. ingin aku berkata "Bedebah! Aku jatuh."
agar kau terus berlari sampai sudut yang
akan mempertemukan kau dengan pukau
harum kenanga.
haduh bagaimana kau ini?
Sajakku hanya diam di semak
badannya gatal, ia mau mati untuk berkali-kali
Kemanakan kesucian sajakku? dia lelah
rindu hanya sampah. kau ini hanya berpikir
sajakku adalah perintah hatimu.
sajakku bukan untuk kikir cinta
atau menjadi tafsir kerinduanmu
Comments
Post a Comment
Terima kasih atas apresiasinya.