Sebelum matahari mengambang
kau datang kepadaku dan mengetuk pintu
hari ini kau benar-benar pergi
dengan ransel besar dan setumpuk jadwal latihan;
cita-citamu sebagai pemain teater sungguhan,
segera dimulai.
Kepada kerinduanku yang berkecambah
selepas punggungmu menjadi latar di mataku
kau berpamitan juga kepada kesunyian
kau menitipkan aku
supaya menenung
di mana kita akan berpelukan
setelah memperkirakan perpisahan berikutnya.
Sisa jingga sendirian di depan halaman
kepak gereja yang buru-buru
dan kabarmu yang mungkin nyangkut
gawaiku sepi bayanganmu menepi.
Mengingat langkahmu tadi pagi
adalah cara lain untuk bertembung
yang sekaligus menuntunku
bahwa cinta kadang perlu sendiri.
kau datang kepadaku dan mengetuk pintu
hari ini kau benar-benar pergi
dengan ransel besar dan setumpuk jadwal latihan;
cita-citamu sebagai pemain teater sungguhan,
segera dimulai.
Kepada kerinduanku yang berkecambah
selepas punggungmu menjadi latar di mataku
kau berpamitan juga kepada kesunyian
kau menitipkan aku
supaya menenung
di mana kita akan berpelukan
setelah memperkirakan perpisahan berikutnya.
Sisa jingga sendirian di depan halaman
kepak gereja yang buru-buru
dan kabarmu yang mungkin nyangkut
gawaiku sepi bayanganmu menepi.
Mengingat langkahmu tadi pagi
adalah cara lain untuk bertembung
yang sekaligus menuntunku
bahwa cinta kadang perlu sendiri.
Comments
Post a Comment
Terima kasih atas apresiasinya.