Pedang terik sayat pori
Kutelungkup di bawah pena
Bola itu 'kan kuremuk
Menjadi receh tak guna
Marahkh dia?
Kutantang gulat di dasar toba
Kulitku mendidih meronta
Haus angin pembawa badut
Lalu, kemanakah dia melancong?
Daratan mana dia labrak?
Daratan salju
Daratan air
Daratan tanpa darat
Daratan manusia
Pedang terik itu tumpul
Di tabur semerbak keringat dada
Bola itu tersipu merona
Melihat aku tegak diantara
Ranting dunia
Tak usah kau dari timur!
Barat pun aku tak canggung
Pena bertuahku berkuasa
Bala mimpi merayap pasti
Enyah kau
Dari terang
Tak usah muncul
Jika hanya penanda waktu
Aku gerang di guyur semu
Comments
Post a Comment
Terima kasih atas apresiasinya.