Suara ayumu
Merasuk gendang telinga
Menjelma partitur lagu
Indah setiap notnya
Helaian benang saraf
Bergetar, berirama rindu
Jantung berdegup maraton
Di rendam irama itu
Memburu garis akhir penantianmu
Uraian rambutmu
Terhempas angin jalang
Menggoda bola mata
Tanpa arah pandangan
Terpanah, terbuai
Helaian rambutmu.
Oh, Sayang.
Kerangka tubuh melunak
Pundak, dibelai uraian rambutmu
Bibir tipismu
Begitu mempesona
Warna merah muda
Membalut sempurna
Lontaran senyumu
Membakar hasrat jiwa
Menggebu penuh cinta
Tenggelam di dasar asmara
Garis tipis pemisah bibirmu
Setipis jarak diriku dan dirimu.
Comments
Post a Comment
Terima kasih atas apresiasinya.